Heading adalah elemen HTML yang digunakan untuk membuat judul dan subjudul di dalam halaman web. Bukan sekadar teks besar — heading memiliki makna struktural yang penting bagi browser, mesin pencari, dan aksesibilitas.
HTML menyediakan 6 tingkatan heading, dari yang paling besar hingga paling kecil:
<h1>Heading Level 1 — Judul Utama</h1>
<h2>Heading Level 2 — Subjudul</h2>
<h3>Heading Level 3 — Sub-subjudul</h3>
<h4>Heading Level 4</h4>
<h5>Heading Level 5</h5>
<h6>Heading Level 6 — Terkecil</h6>
Secara default browser akan menampilkannya seperti ini (dari besar ke kecil):
█████████ Heading Level 1 ← terbesar
███████ Heading Level 2
█████ Heading Level 3
████ Heading Level 4
███ Heading Level 5
██ Heading Level 6 ← terkecil
Heading bukan hanya soal ukuran teks — melainkan tentang hierarki dan struktur konten. Anggap seperti daftar isi sebuah buku:
<h1>Panduan Memasak Nusantara</h1> <!-- Judul buku -->
<h2>Masakan Jawa</h2> <!-- Bab 1 -->
<h3>Gudeg Yogyakarta</h3> <!-- Sub-bab 1.1 -->
<h4>Bahan-Bahan</h4> <!-- Bagian 1.1.1 -->
<h4>Cara Memasak</h4> <!-- Bagian 1.1.2 -->
<h3>Soto Lamongan</h3> <!-- Sub-bab 1.2 -->
<h2>Masakan Sumatera</h2> <!-- Bab 2 -->
<h3>Rendang Padang</h3> <!-- Sub-bab 2.1 -->
<h3>Pempek Palembang</h3> <!-- Sub-bab 2.2 -->
1. <h1> hanya boleh ada satu per halaman
<h1> adalah judul utama halaman — seperti judul artikel atau nama produk. Menggunakannya lebih dari sekali membingungkan mesin pencari:
<!-- BENAR -->
<h1>Tips Belajar HTML untuk Pemula</h1>
<!-- SALAH — h1 dipakai dua kali -->
<h1>Tips Belajar HTML untuk Pemula</h1>
<h1>Kesimpulan</h1> <!-- seharusnya h2 -->
2. Jangan melompat level
Heading harus turun secara berurutan — tidak boleh loncat dari h1 langsung ke h3:
<!-- SALAH — loncat dari h1 ke h3 -->
<h1>Judul Utama</h1>
<h3>Subjudul</h3>
<!-- BENAR — turun berurutan -->
<h1>Judul Utama</h1>
<h2>Subjudul</h2>
<h3>Sub-subjudul</h3>
3. Heading bukan untuk memperbesar teks
Jangan gunakan heading hanya karena ingin teks tampak besar. Untuk mengubah ukuran teks, gunakan CSS:
<!-- SALAH — pakai heading hanya untuk besar -->
<h2>Selamat datang di website kami</h2> <!-- bukan judul apapun -->
<!-- BENAR — besar via CSS -->
<p style="font-size: 24px;">Selamat datang di website kami</p>
Google dan mesin pencari lainnya membaca heading untuk memahami topik halaman. <h1> dianggap sebagai sinyal terkuat tentang isi halaman:
<!-- Google memahami: halaman ini tentang "Cara Membuat Website" -->
<h1>Cara Membuat Website dari Nol</h1>
<h2>Persiapan Alat dan Software</h2>
<h2>Membuat File HTML Pertama</h2>
<h2>Menambahkan CSS</h2>
Struktur heading yang baik = halaman lebih mudah ditemukan di hasil pencarian. 🔍
Pengguna yang menggunakan screen reader (pembaca layar untuk tunanetra) bergantung pada heading untuk navigasi. Mereka bisa melompat antar heading seperti kita melompat antar bab di buku:
<!-- Struktur ini memudahkan navigasi screen reader -->
<h1>Toko Online Kami</h1>
<h2>Produk Terlaris</h2>
<h2>Kategori Produk</h2>
<h3>Elektronik</h3>
<h3>Fashion</h3>
<h2>Tentang Kami</h2>
Ukuran default heading bisa sepenuhnya diubah lewat CSS tanpa mengubah makna semantiknya:
<h1>Judul Utama</h1>
<h2>Ini h2 tapi tampil kecil</h2>
<style>
h1 {
font-size: 20px;
color: #4a9eed;
font-weight: bold;
}
h2 {
font-size: 14px;
color: #757575;
font-weight: normal;
}
</style>
| Tag | Peran | Aturan |
|---|---|---|
<h1> |
Judul utama halaman | Hanya 1 per halaman |
<h2> |
Subjudul / bab utama | Bisa banyak |
<h3> |
Sub dari h2 | Harus ada h2 sebelumnya |
<h4> |
Sub dari h3 | Jarang digunakan |
<h5> |
Sub dari h4 | Sangat jarang |
<h6> |
Sub dari h5 | Hampir tidak dipakai |
💡 Tips: Sebelum mulai menulis HTML, buat dulu outline heading seperti daftar isi. Ini membantu struktur halaman lebih rapi, SEO lebih baik, dan kode lebih mudah dipelihara jangka panjang. 🗂️
Kursus
HTML Dasar
Kategori
Teks & Tipografi
Durasi Pelajaran
20 menit