Ordered list adalah cara menampilkan daftar item yang memiliki urutan atau prioritas. Berbeda dengan unordered list yang menggunakan bullet, ordered list menggunakan angka, huruf, atau angka romawi sebagai penanda urutan.
Ordered list dibentuk oleh dua tag yang bekerja bersama:
<ol> — pembungkus keseluruhan daftar (ordered list)<li> — setiap item di dalam daftar (list item)<ol>
<li>Siapkan bahan-bahan</li>
<li>Panaskan oven hingga 180 derajat</li>
<li>Campurkan semua bahan</li>
<li>Masukkan ke dalam oven selama 30 menit</li>
<li>Sajikan selagi hangat</li>
</ol>
Hasilnya di browser:
1. Siapkan bahan-bahan
2. Panaskan oven hingga 180 derajat
3. Campurkan semua bahan
4. Masukkan ke dalam oven selama 30 menit
5. Sajikan selagi hangat
Browser otomatis menambahkan angka urut — tidak perlu ditulis manual.
type — Mengubah Jenis PenomoranSecara default <ol> menggunakan angka arab (1, 2, 3...). Atribut type memungkinkan mengubahnya:
<!-- Angka arab — default -->
<ol type="1">
<li>Item pertama</li>
<li>Item kedua</li>
<li>Item ketiga</li>
</ol>
<!-- Huruf kecil -->
<ol type="a">
<li>Item pertama</li>
<li>Item kedua</li>
<li>Item ketiga</li>
</ol>
<!-- Huruf kapital -->
<ol type="A">
<li>Item pertama</li>
<li>Item kedua</li>
<li>Item ketiga</li>
</ol>
<!-- Angka romawi kecil -->
<ol type="i">
<li>Item pertama</li>
<li>Item kedua</li>
<li>Item ketiga</li>
</ol>
<!-- Angka romawi kapital -->
<ol type="I">
<li>Item pertama</li>
<li>Item kedua</li>
<li>Item ketiga</li>
</ol>
Hasilnya masing-masing:
type="1" type="a" type="A" type="i" type="I"
1. Item a. Item A. Item i. Item I. Item
2. Item b. Item B. Item ii. Item II. Item
3. Item c. Item C. Item iii. Item III. Item
start — Mulai dari Angka TertentuSecara default list dimulai dari 1. Atribut start mengubah angka awal:
<!-- Mulai dari angka 5 -->
<ol start="5">
<li>Item kelima</li>
<li>Item keenam</li>
<li>Item ketujuh</li>
</ol>
Hasilnya:
5. Item kelima
6. Item keenam
7. Item ketujuh
Berguna misalnya saat membagi satu daftar panjang menjadi beberapa bagian terpisah namun penomorannya tetap bersambung.
reversed — Urutan TerbalikAtribut reversed membuat penomoran dari besar ke kecil — berguna untuk daftar peringkat atau countdown:
<h3>Top 5 Bahasa Pemrograman Terpopuler</h3>
<ol reversed>
<li>JavaScript</li>
<li>Python</li>
<li>Java</li>
<li>C++</li>
<li>PHP</li>
</ol>
Hasilnya:
5. JavaScript
4. Python
3. Java
2. C++
1. PHP
value pada <li> — Mengatur Nomor SpesifikSetiap <li> bisa diberi atribut value untuk menentukan nomornya secara manual. Item berikutnya akan melanjutkan dari nomor tersebut:
<ol>
<li value="1">Item pertama</li>
<li value="5">Item ini bernomor 5</li>
<li>Item ini otomatis bernomor 6</li>
<li>Item ini otomatis bernomor 7</li>
</ol>
Hasilnya:
1. Item pertama
5. Item ini bernomor 5
6. Item ini otomatis bernomor 6
7. Item ini otomatis bernomor 7
<ol> bisa bersarang di dalam <li> untuk membuat sub-daftar bertingkat:
<ol>
<li>Front-end Development
<ol type="a">
<li>HTML</li>
<li>CSS</li>
<li>JavaScript</li>
</ol>
</li>
<li>Back-end Development
<ol type="a">
<li>Node.js</li>
<li>Python</li>
<li>PHP</li>
</ol>
</li>
<li>Database
<ol type="a">
<li>MySQL</li>
<li>MongoDB</li>
</ol>
</li>
</ol>
Hasilnya:
1. Front-end Development
a. HTML
b. CSS
c. JavaScript
2. Back-end Development
a. Node.js
b. Python
c. PHP
3. Database
a. MySQL
b. MongoDB
<ol> dan <ul>Nested list tidak harus sesama jenis — <ol> dan <ul> bisa dikombinasikan:
<ol>
<li>Persiapan Bahan
<ul>
<li>Tepung terigu 500 gram</li>
<li>Gula pasir 200 gram</li>
<li>Telur 3 butir</li>
</ul>
</li>
<li>Proses Pembuatan
<ul>
<li>Campur semua bahan kering</li>
<li>Tambahkan telur dan aduk rata</li>
</ul>
</li>
<li>Proses Pemanggangan</li>
</ol>
Hasilnya:
1. Persiapan Bahan
• Tepung terigu 500 gram
• Gula pasir 200 gram
• Telur 3 butir
2. Proses Pembuatan
• Campur semua bahan kering
• Tambahkan telur dan aduk rata
3. Proses Pemanggangan
Tampilan default ordered list bisa dikustomisasi sepenuhnya dengan CSS:
<style>
/* Menghilangkan style default */
ol {
list-style: none;
padding: 0;
counter-reset: nomor-saya; /* inisialisasi counter kustom */
}
li {
counter-increment: nomor-saya;
padding: 10px 15px;
margin-bottom: 8px;
background-color: #f0f4ff;
border-radius: 6px;
border-left: 4px solid #4a9eed;
}
/* Menambahkan nomor kustom sebelum setiap item */
li::before {
content: counter(nomor-saya) ". ";
font-weight: bold;
color: #4a9eed;
}
</style>
<ol>
<li>Pelajari HTML terlebih dahulu</li>
<li>Lanjutkan dengan CSS</li>
<li>Kemudian kuasai JavaScript</li>
</ol>
Langkah-langkah / tutorial → <ol>
Peringkat / ranking → <ol>
Daftar prioritas → <ol>
Instruksi yang harus berurutan → <ol>
Daftar tanpa urutan berarti → <ul> (bukan ol)
<!-- SALAH — li di luar ol/ul -->
<li>Item tanpa pembungkus</li>
<!-- SALAH — elemen lain langsung di dalam ol -->
<ol>
<p>Ini salah</p>
<li>Item benar</li>
</ol>
<!-- BENAR — li hanya di dalam ol atau ul -->
<ol>
<li>Item pertama</li>
<li>Item kedua</li>
</ol>
Tag <li> hanya boleh berada di dalam <ol> atau <ul> — tidak boleh berdiri sendiri atau langsung di dalam elemen lain.
| Atribut | Dipakai pada | Fungsi |
|---|---|---|
type |
<ol> |
Jenis penomoran (1, a, A, i, I) |
start |
<ol> |
Nomor awal daftar |
reversed |
<ol> |
Urutan penomoran terbalik |
value |
<li> |
Menentukan nomor item secara manual |
💡 Tips: Gunakan
<ol>setiap kali urutan benar-benar penting — seperti langkah instalasi, resep memasak, atau panduan troubleshooting. Jika urutan tidak relevan, gunakan<ul>. Pilihan yang tepat antara keduanya mencerminkan pemahaman semantik HTML yang baik. 🎯
Kursus
HTML Dasar
Kategori
List & Label
Durasi Pelajaran
20 menit