Cara Menyisipkan CSS

Cara Menyisipkan CSS 🔗

Ada tiga cara untuk menghubungkan CSS dengan dokumen HTML. Masing-masing memiliki cara penulisan, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda.


1. Inline CSS

Inline CSS ditulis langsung di dalam atribut style pada elemen HTML:

<h1 style="color: blue; font-size: 32px;">Judul Biru</h1>
<p style="color: gray; line-height: 1.8;">Paragraf abu-abu.</p>

Kelebihan:

  • Langsung terlihat efeknya
  • Berguna untuk pengujian cepat
  • Prioritas tinggi (mengalahkan external dan internal CSS)

Kekurangan:

  • Kode HTML menjadi berantakan dan sulit dibaca
  • Tidak bisa digunakan ulang — harus ditulis di setiap elemen
  • Sangat sulit dikelola pada proyek besar

2. Internal CSS

Internal CSS ditulis di dalam tag <style> yang diletakkan di bagian <head> dokumen HTML:

<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
  <meta charset="UTF-8">
  <title>Internal CSS</title>
  <style>
    body {
      background-color: #f9fafb;
      font-family: Arial, sans-serif;
    }

    h1 {
      color: #1d4ed8;
    }

    p {
      color: #6b7280;
      font-size: 16px;
    }
  </style>
</head>
<body>
  <h1>Judul Halaman</h1>
  <p>Ini adalah paragraf.</p>
</body>
</html>

Kelebihan:

  • Tidak perlu file terpisah
  • CSS berlaku untuk seluruh elemen di satu halaman
  • Cocok untuk halaman tunggal atau prototype cepat

Kekurangan:

  • CSS tidak bisa digunakan di halaman lain
  • File HTML menjadi lebih besar
  • Sulit dikelola untuk banyak halaman

3. External CSS

External CSS ditulis di file .css terpisah, lalu dihubungkan ke HTML menggunakan tag <link>:

File: index.html

<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
  <meta charset="UTF-8">
  <title>External CSS</title>
  <link rel="stylesheet" href="style.css">
</head>
<body>
  <h1>Judul Halaman</h1>
  <p>Ini adalah paragraf.</p>
</body>
</html>

File: style.css

body {
  background-color: #f9fafb;
  font-family: Arial, sans-serif;
}

h1 {
  color: #1d4ed8;
}

p {
  color: #6b7280;
  font-size: 16px;
}

Kelebihan:

  • Satu file CSS bisa digunakan oleh banyak halaman HTML
  • Pemisahan antara struktur (HTML) dan tampilan (CSS) yang bersih
  • Mudah dikelola dan dipelihara
  • Browser menyimpan file CSS di cache — halaman lebih cepat dimuat

Kekurangan:

  • Butuh request HTTP tambahan untuk memuat file CSS
  • Jika file CSS gagal dimuat, halaman tampil tanpa styling

Perbandingan Ketiga Metode

Metode Lokasi Penulisan Cakupan Rekomendasi
Inline Di atribut style elemen Satu elemen saja Hindari (kecuali darurat)
Internal Di dalam <style> di <head> Satu halaman Prototype atau halaman tunggal
External File .css terpisah Seluruh situs Selalu gunakan ini

Urutan Prioritas

Jika ada konflik antara ketiga metode, urutan prioritasnya adalah:

Inline CSS  >  Internal CSS  >  External CSS
<!-- External: p { color: green; } -->
<!-- Internal: -->
<style>
  p { color: blue; } /* mengalahkan external */
</style>

<!-- Inline mengalahkan semuanya -->
<p style="color: red;">Teks ini berwarna MERAH.</p>

💡 Tips: Selalu gunakan External CSS untuk proyek nyata. Pisahkan HTML dan CSS ke file yang berbeda agar kode lebih bersih, mudah dicari, dan bisa digunakan ulang di banyak halaman. Kebiasaan ini adalah tanda developer yang rapi dan profesional. ✨

Informasi Kursus

Kursus

CSS Dasar

Kategori

Dasar CSS

Durasi Pelajaran

20 menit

Pelajaran dalam Kategori Ini